Euforia liburan melihat foto-foto healing di alam terbuka sering kali membuat para pemula (*newbie*) bersemangat untuk langsung terjun melakukan camping. Kawasan Batu Malang, dengan aksesnya yang mudah dan pemandangannya yang spektakuler, sering menjadi destinasi favorit untuk pelarian pertama mereka.
Sayangnya, minimnya wawasan seputar kegiatan outdoor sering membuat liburan mereka justru berujung pada siksaan. Agar Anda terhindar dari pengalaman buruk, pastikan Anda tidak melakukan 5 kesalahan paling umum berikut ini.
1. Meremehkan Suhu Dingin Malam Hari
Kesalahan nomor satu: Menganggap cuaca siang hari yang terik di perbukitan akan bertahan hingga malam. Banyak pemula hanya membawa satu lapis jaket tipis atau *hoodie* berbahan katun. Padahal, saat embun turun di atas jam 9 malam, suhu di Gunung Banyak bisa anjlok belasan derajat. Efek terburuk dari keteledoran ini adalah serangan hipotermia.
2. Menggunakan Celana Jeans
Jeans mungkin terlihat keren di foto, tetapi ini adalah celana terburuk yang bisa Anda kenakan di alam bebas. Jeans sangat berat, membatasi ruang gerak, menyerap dinginnya angin malam secara langsung ke kulit, dan sangat lama kering jika terkena embun atau hujan gerimis. Gunakanlah celana khusus trekking yang cepat kering (*quick dry*) atau celana jogger berbahan polar saat tidur.
3. Membawa Barang yang Tidak Perlu (*Overpacking*)
Karena takut kekurangan sesuatu, pemula sering membawa koper besar berisi *hair dryer*, belasan *outfit* ganti, hingga camilan kalengan yang memakan tempat. Padahal, esensi camping adalah hidup dengan simpel. Bawalah perlengkapan yang *compact* dan multifungsi menggunakan tas ransel (*carrier* / daypack) agar lebih mudah bermanuver.

Menggunakan tenda pantai (*single layer*) di dataran tinggi adalah kesalahan fatal. Pastikan tenda Anda memiliki dua lapis untuk menahan kondensasi air.
4. Tidur Tanpa Menggunakan Matras Alas
Banyak yang mengira masuk ke dalam sleeping bag saja sudah cukup untuk menghangatkan badan. Kenyataannya, jika *sleeping bag* Anda bersentuhan langsung dengan lantai tenda, suhu beku dari tanah akan merambat ke tubuh Anda. Anda wajib menggunakan lapisan pembatas berupa matras foil atau spons di bawah sleeping bag.
5. Memasak di Dalam Tenda yang Tertutup Rapat
Saat hujan turun atau angin kencang menerpa, pemula sering kali menarik kompor portabel ke dalam tenda dan menutup ritsleting rapat-rapat. Ini sangat berbahaya! Pembakaran kompor gas di ruangan kedap udara akan menghasilkan tumpukan Karbon Monoksida (CO) yang beracun dan bisa menyebabkan sesak napas fatal. Jika harus memasak saat hujan, masaklah di area teras (vestibule) tenda dengan ventilasi udara yang terbuka lebar.
Jika Anda tidak ingin pusing dengan kerumitan logistik ini untuk camping pertama Anda, serahkan saja semuanya pada kami! Pesan lapak tenda premium di Batu Sunrise Camp. Mulai dari tenda tebal tahan angin, matras pelapis ganda, hingga *sleeping bag* hangat sudah kami *setup* dengan sempurna untuk Anda.